fbpx
0813-8835-3030 care@imscenter.id
Select Page
Bupati Lombok Barat Resmi Buka Hapus Tato

Bupati Lombok Barat Resmi Buka Hapus Tato

Bicara hapus tato, memang tidak ada matinya. Roadshow yang di mulai pertengahan oktober-november 2019 selalu memiliki pemandangan yang unik apalagi terkait peserta yang selalu punya cerita latar belakang yang unik pula.

Ditengah kesibukan aktifitas yang cukup padat, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, MSI hadir dan membuka kegiatan hapus tato secara resmi pada rabu (30/10) di aula setda kabupaten Lombok Barat. Bupati yang baru menjabat 6 bulan itu dalam sambutannya mengaku bahagia dan berterima kasih kepada seluruh tim yang telah memberikan layanan kepada 270 warganya untuk menghapus tato. Mantan ketua jaringan radio komunitas itu berharap kegiatan hapus tato ini menjadi wasilah untuk kembali mendapatkan hidayah yang telah lama menghilang akibat salah pergaulan.

M. Fahrurrozi pun berterima kasih kepada pemda lombok barat yang telah memberikan izin kegiatan di komplek pemerintahan kab. Lombok Barat di Girimenang. Disaat yang sama, Direktur utama Yayasan Berdayakan Sesama mengapresiasi Polda NTB yang terus mengawal keamanan acara di setiap daerah se pulau Lombok.

“Islamic Medical Service (IMS) selama 2 bulan memberikan layanan medis selama masa recovery pasca gempa yang menimpa Lombok 1 tahun yang lalu” kenang Imron dihadapan Bupati Lombok Barat dalam sambutan acara hapus tato. Direktur IMS itu pun mengajak Pemda Lombok Barat untuk bersama-sama mewujudkan 1 klinik hapus tato di setiap kabupaten/kota se-pulau Lombok.

Iskandar (59 th) orang tua dari 5 anak dan 1 orang cucu, salah satu peserta dari Sumbawa berkomentar : ” program yang luar biasa, saya telah menunggu kapan layanan ini sampai di NTB. Saya membuat tato ketika masih kuliah semester 2, keinginan kuat untuk menghapus muncul semenjak berumah tangga.”

“Biaya yang mahal dan keterbatasan dana menyebabkan hapus tato urung saya lalukan, saya berterima kasih kepada IMS yang sudah jauh-jauh dari Jakarta datang ke pulau Lombok” imbuh pensiunan dinas peternakan ini.

Lalu M. Iqbal Wahid humas BSMI Kota Mataram relawan hapus tato mengaminkan ajakan direktur IMS tentang klinik hapus tato yang telah dicanangkan IMS dan Yayasan Berdayakan Sesama, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTB tutupnya disela-sela kesibukannya menganalisa hasil laboratorium peserta hapus tato.

Program roadshow hapus tato di pulau Lombok ini mendapat dukungan dari Baitul Maal Muamalat (BMM), Bank Muamalat Indonesia (BMI), MTT Foundation, LazisMU, JT Clinik, Baznas provinsi NTB, dan sabana foundation.

IMS Hapus Tato di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

IMS Hapus Tato di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

Hapus tato gratis kembali digelar di Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan yang sudah lama dinantikan oleh Sahabat Hijrah ini -sebutan bagi orang yang ingin menghapus tatonya- merupakan program utama dari Islamic Medical Service (IMS).

Hapus tato gratis adalah program yang bersifat sosial, dimana peserta tidak dipungut biaya padahal untuk biaya hapus tato di klinik atau rumah sakit membutuhkan biaya yang cukup besar.

Kegiatan yang diadakan di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Bekasi. Bahkan ada yang datang dari Karawang. Terlihat sebagian besar peserta memang dari kalangan anak jalanan dan komunitas punk.

Dalam sambutannya Imron Faizin selaku Direktur IMS menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program hapus tato ini. Ia berpesan kepada Sahabat Hijrah untuk terus semangat berhijrah.

“Semoga dengan program hapus tato ini bisa menyempurnakan niat bagi orang yang ingin berhijrah,” ujarnya di sela kegiatan.

Selaku pimpinan Pesantren Ust. Hidayatullah juga sangat bergembira dengan diadakannya program hapus tato di pesantren binaannya.

“Alhamdulillah sebuah kesyukuran yang sangat besar bagi kami karena Pondok Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi kedapatan giliran untuk menjadi tempat digelarnya Hapus Tato ini. Momen ini menjadi bersejarah karna bisa memfasilitasi agenda yang sangat mulia ini,” sambutan Hidayat menyemangati para peserta.

Hapus Tato yang diselenggarakan oleh IMS disponsori oleh berbagai pihak, di antaranya MTT Foundation Regional Jabodetabek, Radio Dakta, Santri Grafika, JT Clinics, Gardakota, Musli Madani, Khasah Sari dan Majalah Suara Hidayatullah. Program ini juga roadshow ke seluruh wilayah Indonesia.

Semoga program Hapus Tato dapat terus berjalan dengan lancar dan bisa diadakan di seluruh wilayah Indonesia sehingga banyak masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Aamiin ya Allah ya robbal aalamiin.* Adhan/Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

Menkumham Berikan IMS Penghargaan atas Program Hapus Tato

Menkumham Berikan IMS Penghargaan atas Program Hapus Tato

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona H Laoly meresmikan Lapas Kelas II A Karang Anyar Nusakambangan, Kamis (22/08/2019).

Lapas ini merupakan lapas ke-8 yang berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Untuk diketahui, jarak tempuh dari Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, menuju Karang Anyar memakan waktu 30 menit.

Lembaga pelayanan kesehatan, Islamic Medical Service (IMS) menjadi salah satu undangan VIP dengan mendapatkan tempat duduk di barisan terdepan, satu baris dengan Menkumham, menteri BUMN, menteri PUPR, Dirjen PAS, Bupati Boyolali, Bupati Cilacap, dan Gubernur Jawa Tengah.

Tidak hanya lapas, Menteri Yasonna juga meresmikan bapas, rusun, dan rumah khusus.

Pada kesempatan yang bersejarah ini, Menkumham menyerahkan langsung piagam penghargaan IMS yang diterima oleh Imron Faizin selaku Direktur IMS.

Penghargaan ini diberikan atas andil dan sumbangsih IMS yang telah turut serta memberikan pembinaan terhadap para warga binaan pemasyarakatan dengan menghapus tato mereka.

Sebuah terobosan program yang selama ini telah dinanti dan telah dirasakan oleh para napi yang telah taubat dan berhijrah.

Adapun lapas-lapas yang telah dikunjungi IMS adalah Lapas Kembang Kuning Nusakambangan, Lapas Gunung Sindur, Lapas Paledang Bogor, dan Lapas Lampung.

“Semoga kerja sama yang baik ini bisa terus terjalin dengan baik dan semakin banyak para warga binaan yang terbina dan terlayani dengan baik.

Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim IMS atas kerja sama dan kekompakannya. Tak lupa kami juga ucapkan terima kasih terhadap para mitra sponsor IMS yang telah men-support dan mendukung kegiatan IMS,” ujar Direktur IMS setelah penganugerahan penghargaan ini.

Program selanjutnya dalam waktu dekat untuk layanan di lapas adalah di Lapas Kembang Kuning dan Permisan (Nusakambangan) dan Pekalongan, Jawa Tengah.

Puluhan Anak Punk Menemukan Jalan Pulang

Puluhan Anak Punk Menemukan Jalan Pulang

Puluhan Anak Punk yang tergabung dalam komunitas Tasawuf Underground memantapkan langkah untuk melakukan perubahan dengan pembinaan keagamaan dan kecakapan hidup.
Pada acara hapus tato anak jalanan Sabtu (24/8/19), Halim Anbiya selaku pembina Tasawuf Underground mengatakan pihaknya mempunyai misi untuk menjadikan anak-anak punk dan jalanan menjadi manusia yang bermanfaat untuk masyarakat.
Pada kesempatan itu anak punk dan jalanan yang dihapus tatonya sebanyak 24 orang yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan lulus medis serta berkomitmen untuk melakukan perubahan untuk diri dan keluarga dengan mengikuti pembinaan.
Dalam waktu bersamaan, dibuka pendaftaran untuk punk dan anak jalanan yang ingin menyempurnakan hijrahnya, sebanyak 250 punk dan anak jalanan mendaftarkan diri untuk dapat mengikuti program IMS.
Acara dimeriahkan juga pentas penyanyi anak jalanan yang tergabung dalam group flyover band yang membawakan lagu religi khas jalanan.
Direktur Islamic Medical Service Imran Faizin di sela-sela acara menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta hapus tato yang dilaksanakan di bawah fly over Stasiun Tebet Jakarta Selatan.
“Anak punk dan jalanan adalah saudara yang harus dituntun untuk menemukan jalan pulang, bila tidak dituntun khawatir pulang melewati jalan yang salah,” ujarnya.
Imron melontarkan pertanyaan kepada peserta “kita pulangnya kemana sih?” lalu peserta terdiam
“Kita pulang menuju surga-Nya, karenanya perlu pemantapan bekal melalui hapus tato dengan rangkaian pembinaan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi,” ucapnya.
Sementara itu, Iwan merupakan peserta tertua, saat ini 58 tahun berharap kegiatan ini tidak sebatas penghapusan tato saja tapi perlu dibuatkan pekerjaan agar tidak kembali ke jalanan dan sebagian besar berasal dari keluarga yang kurang beruntung.
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), MTT Foundation, dan Bank Muamalat.
Editor:Asiyah Afiifah
Memperingati Kemerdekaan dengan Hapus Tato

Memperingati Kemerdekaan dengan Hapus Tato

Dalam menyambut peringatan kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, beragam acara digelar untuk memeriahkannya, salah satunya dengan hapus tato.

Arif, owner SCoffe Pamulang sekaligus ketua penyelenggara hapus tato dalam sambutannya menyatakan, “untuk merdeka dari tato butuh pengorbanan dalam membersihkannya.”

Direktur IMS Imron Faizin dalam sambutannya menegaskan, “hijrah itu butuh konsistensi yang tinggi dalam mempertahankan kebaikan untuk terus dilakukan”. Ia menambahkan “Kemerdekaan yang hakiki adalah kemerdekaan jiwa.”

Kegiatan yang digelar di kawasan Villa Dago Pamulang, Tangerang, Banten, dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan tausyiah kemerdekaan.

Antusiasme masyarakat untuk menghapus tato cukup tinggi. Kuota yang tersedia 50 orang tapi jumlah pendaftaran mencapai 100-an orang.

“Saya sangat berterima kasih dengan acara ini, meskipun umur sudah tua tapi tato di tangan harus dihapus khawatir, tidak ada umur,” ujar Solihin salah seorang peserta hapus tato.

Seluruh peserta berharap layanan hapus tato ini terus berlanjut dan merata agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.

Kegiatan hapus tato pada hari kemerdekaan ini disponsori oleh S Coffe Pamulang serta didukung oleh MTT Foundation, BMM & Bank Muamalat.

Butuh Bantuan? Chat kami