fbpx
0813-8835-3030 care@imscenter.id
Select Page
Paket Sembako untuk Punk & Anak Jalanan

Paket Sembako untuk Punk & Anak Jalanan

Anak punk & anak jalanan kerap dipandang sebelah mata. Meskipun mereka sudah mulai rutin ikut pembinaan, namun gaya atau tampilan masa lalu masih kuat melekat. Walaupun sudah mentab berhijrah, sebagian besar mereka sesekali masih suka turun dijalanan untuk sekedar mengingat masa lalu atau kembali mengais rezeki disaat situasi sulit seperti saat ini.

Melalui program hapus tato, IMS merangkul anak punk sejak 2017 yang lalu. Dilanjutkan dengan pembinaan hingga saat ini yang dikenal dengan Sahabat Hijrah.

Akibat dari pandemi COVID-19 inilah yang memisahkan IMS berkegiatan dengan mereka. Sebagai sambung tali silaturrahmi IMS mengajak mereka untuk berbagi dengan sesama.

Pundi-pundi uang mereka kumpulkan dengan bahu membahu dengan mengamen untuk menghadirkan berbagi buka puasa dengan sesama di lampu merah Tambun Bekasi Jawa Barat pada 27-28 Ramadhan yang lalu.

Mereka memiliki tagline “Berbagi Itu mudah”. Itulah yang membuat mereka semangat untuk mewujudkannya dengan IMS.

Andre salah satu dari puluhan anggota Punk Kajian yang dengan sengaja menyisihkan Uang hasil mengamen diserahkan ke IMS untuk dilengkapi jumlahnya agar kemanfaatannya dirasakan banyak orang. “Alhamdulillah, meskipun dalam sehari mengamen dapat Rp. 25.000 yang Rp. 20.000 saya simpan untuk berbagi buka puasa, karena berbagi buka puasa pahalanya sama kata ustadz yang membimbing kami” tuturnya ketika menyerahkan hasil ngamen untuk di donasikan.

Niatan mereka sangatlah tulus, untuk menghargai itu IMS mengundang dua komunitas Punk, yaitu Tasawuf Underground kolong Tebet dan Punk Kajian Bekasi untuk berbuka puasa dan hapus tato lanjutan di Klinik IMS serta pembagian sembako pada 29 Ramadhan kemaren.

“Kami tahu bahwa mereka rindu dengan kita semua untuk kembali aksi & berbagi, namun karena wabah yang sedang terjadi untuk sementara waktu kita harus behenti. Pada momen ramadhan ini, kami mengajak mereka untuk silaturahim. Tujuan kami mengundang mereka untuk menyambung tali silaturahim agar lebih dekat, mereka adalah bagian dari keluarga IMS”. Ujar direktur IMS Imron Faizin disela-sela kegiatan berbagi sembako sehat.

Mukhotib pun menjelaskan, “hapus tato di bulan ramadhan ini merupakan treatment lanjutan bagi teman-teman punk yang sudah 4 kali melakukan hapus tato”. “kami bukan tidak menerima yang baru pertama hapus tato akan tetapi waktu yang tidak memungkinkan serta masih adanya pandemi COVID-19”. Imbuhnya.

“Kami bukan tidak butuh sembako, tetapi kami ingin agar anak yatim, dhuafa ikut berbahagia seperti kami. Boleh tidak sembako teman-teman sebagian dikumpulkan untuk disumbangkan ? tanya Ata dan Andre ke ketua program Ramadhan 1441 H Arisky Romadhan.

“Terus terang, hati kami tersentak mendengar pertanyaan mereka, haru juga ; meskipun penampilan mereka kumuh dan nakal akan tetapi mereka masih punya hati untuk berbagi dengan sesama ditengah keterbatasan yang mereka miliki”. Tutur Rizky sesaat setelah pembagian paket sembako dilangsungkan.

Paket sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng dan lain-lain yang mereka terima sebagian mereka salurkan lagi untuk- untuk anak yatim dan dhuafa. Mereka hanya mengambil seperlunya saja. Sungguh suatu kebaikan yang mengalir nilai manfaatnya.

Baca Juga : KOLABORASI AKSI BPKH, IMS & DT PEDULI

Paket sembako yang diterima oleh anak jalanan & punk hijrah ini merupakan paket bantuan dari BPKH & DT Peduli yang diamanahkan penyalurannya melalui Islamic Medical Service (IMS).

IMS MENGAJAK MENJALANKAN RAMADHAN SEHAT BAHAGIA

IMS MENGAJAK MENJALANKAN RAMADHAN SEHAT BAHAGIA

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1441 H, Islamic Medical Service (IMS) menggelar berbagai agenda kegiatan amal  bertajuk “Ramadhan Sehat Bahagia”

Direktur IMS, Imron Faizin pada saat melaunching tema Ramadhan Kamis (23/4), dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk menjalani Ramadhan dengan penuh kekhusyuan dan kesyukuran ditengah pandemi COVID-19.

“Seluruh kegiatan amal yang diangkat oleh IMS tahun ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat agar mempersiapkan kesehatan yang prima dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Selain itu, sebagai seorang muslim, meskipun pandemi COVID-19 tengah melanda harus tetap menanamkan dan berbagi rasa bahagia untuk menumbuhkan optimisme agar Indonesia segera lepas dari jeratan COVID-19,”ujarnya.

Imron menambahkan sebagai wujud kesungguhan di bulan Ramadhan dalam kondisi ini, IMS total menggerakkan seluruh program untuk membantu masyarakat yang terdampak, tim medis yang berada di rumah sakit dan puskesmas, penggali kubur di TPU Pondok Rangon dan TPU Tegal Alur, dan relawan penggiat kesehatan, yang merasakan dampak dari pandemi COVID-19.

“IMS memiliki program Paket sembako, yang diperuntukkan bagi masyarakat binaan, tim medis, penggali kubur yang akan diberikan dua kali selama bulan ramadhan,” jelasnya.

Baca Juga : IMS Serahkan APD dan Nutrisi Untuk Medis.

“Pada bulan suci Ramadhan ini pula IMS tetap menjalankan beberapa program yang telah dijalankan sejak COVID-19 ini hadir yaitu sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemberian nutrisi bagi Tim medis dan penggali kubur. Selain itu IMS menggerakkan tim perawat ataupun bidan untuk berkontribusi dalam pembuatan handsanitizer dan masker standart medis sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang diberikan secara cuma-cuma.

“launching tema sekaligus Tarhib Ramadhan ini sebagai ajakan untuk meningkatkan kepedulian sesama untuk selalu menjaga kesehatan jasmani dan rohani dan memberikan rasa bahagia bagi mereka yang terdampak Covid-19 dengan  memberikan donasi melalui IMS. Ramadhan merupakan bulan terbaik bagi kita untuk mengharap pertolongan dari Allah. Dalam bulan ini pula mari kita bersama-sama mendoakan agar selurih rakyat Indonesia diberikan rasa sehat dan bahagia agar kita semua disegerakan terlepas dari Pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Butuh Bantuan? Chat kami