Santri As-Syafi’iyah Sambut Humanity Food Truck ACT


Ada 300 porsi makanan siap santap yang bisa dinikmati santri yatim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Layanan makan gratis menggunakan armada kemanusiaan Humanity Food Truck  milik Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berlanjut. Berbagai elemen masyarakat mendapatkan pelayanan ini, mulai dari warga prasejahtera hingga korban terdampak bencana.

Kali ini, truk berdapur tersebut hadir di wilayah Bekasi, tepatnya di Pesantren As-Syafi’iyah, Kota Bekasi. Ada 300 porsi makanan siap santap yang bisa dinikmati oleh santri yang seluruhnya merupakan yatim.

Dapur truk rakitan karoseri New Armada, Magelang, ini hadir untuk mengolah bahan masak bagi para santri, Jumat (5/3) kemarin. Kedatangan truk menarik perhatian santri selain karena ukurannya yang besar, juga pada boks belakang truk yang difungsikan sebagai dapur lengkap dengan peralatan masak.  “Baru pertama kali liat truk begini. Makanannya juga enak dan jarang kami konsumsi,” ujar salah satu santri, Azam, dikutip di laman resmi ACT, Senin (8/3).

Di pesantren, santri yang merupakan yatim ini jarang mengonsumsi hidangan daging. Azam mengatakan, terkadang mi dan telur jadi lauk utama. Sehingga, ketika Humanity Food Truck menyajikan lauk berbahan daging, menu ini cukup istimewa bagi mereka.

Pengasuh Pesantren As-Syafi'iyah, Ustaz Atriandi, pun mengaku kagum sekaligus bahagia dengan datangnya Humanity Food Truck. Pasalnya, ini adalah momen pertama ia melihat langsung truk tersebut.

“Saya terus terang sangat tersanjung dengan kehadiran ACT menggunakan mobil ini (Humanity Food Truck). Jarang sekali anak-anak bisa makan bersama, tapi hari ini semua terwujud, mereka juga bisa melihat langsung kecanggilan truk,” ucap Ustaz Atriandi.

Ia juga merasa terharu atas sedekah dari masyarakat yang disalurkan melalui ACT. Padahal, saat ini kondisi pandemi Covid-19 berpengaruh besar pada ekonomi masyarakat.

Selain di Pesantren As-Syafi'iyah, Bekasi, Humanity Food Truck juga tengah bertugas di wilayah lain. Salah satunya ialah lokasi terdampak gempa di Mamuju dan Majene.

Lebih dari satu bulan truk berdapur tersebut mengemban misi kemanusiaan di Sulawesi Barat. Ribuan porsi makanan siap santap telah tersaji dengan kualitas rasa dan gizi yang baik.


Source link

Berita Menarik Lainnya