Rumah Zakat Dukung Kegiatan Ngaji Lansia


Hingga pertengahan 2021 tercatat lebih dari 60 peserta dewasa lansia ikut mengaji

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Nenek Lasemi (63 tahun) adalah seorang lansia yang masih rajin belajar mengaji meski usianya tidak muda lagi. Bertempat di Mushola Al Mukmin, Lasemi merupakan satu diantara belasan peserta mengaji Rumah Quran kategori Dewasa Lansia yang di support Rumah Zakat.

Seperti Senin (24/5), Lasemi mengaji bersama belasan peserta lainnya didampingi Relawan Rumah Zakat, Amrih Setiowati. Sore itu langit sedikit menurunkan gerimis, dengan kaki yang sedikit kaku berjalan dan badan bungkuk, Lasemi menghadiri majelis mengaji Rumah Quran Dewasa Lansia.

Hari Senin ini adalah kali pertama majelis mengaji diadakan setelah libur hari raya Idul Fitri. Oleh sebab itu, Lasemi berangkat. Ia mengaku sudah rindu mengaji. "Saya ingin segera bisa membaca Alquran," tegasnya.

Sejak mengikuti bimbingan mengaji yang didampingi relawan Rumah Zakat, Lasemi kini sudah masuk
halaman 55 jilid 1 metode Qiroati. Sekitar 4 halaman lagi Lasemi akan masuk jilid 2. "Dengan semangat dan kegigihannya, Mbah Lasemi pasti berhasil masuk pembelajaran Alquran akhir tahun 2021," ucap Amrih selaku pendamping.

Hingga pertengahan 2021 tercatat lebih dari 60 peserta dewasa lansia yang megikuti bimbingan
mengaji dari 0. Program ini awalnya diinisiasi oleh Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat yang menjaring 40 peserta mengaji, selanjutnya oleh relawan Rumah Zakat mengembangkan dengan sistem kelas jarak jauh.

Pengembangan tersebut dilakukan di beberapa titik di Desa Gedong yaitu Dusun Babadan dan Dusun
Ngaglik. Selain memberi layanan kemudahan bagi peserta untuk mengaji, program pengembangan ini di berlakukan sekaligus menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Ini sejalan dengan salah satu program unggulan Rumah Zakat yaitu Desa Berdaya yang mengusung tagline "Dari Desa, Membangun Negeri".


Source link

Berita Menarik Lainnya