Rektor Institut Teknologi Sumatera meninggal dunia



Bandarlampung (ANTARA) - Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Provinsi Lampung Ofyar Z. Tamin meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSCM Kencana karena komplikasi penyakit.

"Ya benar, telah berpulang ke rahmatullah Bapak Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D., IPU., Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera)," kata pimpinan Humas Itera Rudiansyah dihubungi di Bandarlampung, Rabu.

Dia menyebutkan Profesor Ofyar meninggal dunia pada Rabu, pukul 06.55 WIB di RSCM Jakarta setelah menjalani perawatan sekitar dua pekan di rumah sakit itu.

"Pascalebaran Bapak dirawat karena kondisinya drop. Sekitar dua minggu jalani perawatan di ICU RSCM karena komplikasi diabetes," katanya.

Dia memgungkapkan jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka Kompleks Timah Kav. 17 Fatmawati Cilandak dan akan dimakamkan di Jakarta bakda Asar.

Baca juga: Rektor Itera umumkan positif tertular COVID-19

Ia mengatakan bahwa segenap sivitas akademika Institut Teknologi Sumatera dan keluarga almarhum menyampaikan permohonan maaf apabila selama yang bersangkutan bertugas memimpin Itera memiliki kesalahan serta khilaf.

"Mewakili keluarga besar Itera kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lampung, Sumatra, dan Indonesia, atas doa yang dipanjatkan untuk almarhum. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata dia.

Menurut dia, Profesor Ofyar cinta pada Itera dan banyak gagasan yang menjadikan kampus ini menjadi besar.

"Yang bersangkutan juga ingin Itera ini dapat menjadi 'center of excellence' di Sumatra meskipun kampus baru. Ya masih banyak gagasan yang digagas oleh Prof Ofyar untuk memajukan Itera," kata dia.

Baca juga: Rektor IPB University raih penghargaan Itera Adi Karsa Madya
Baca juga: ITERA petakan potensi banjir di Kabupaten Tanggamus
Baca juga: Mahasiswa Itera kembangkan alat deteksi kantuk pada kendaraan berat

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021


Source link

Berita Menarik Lainnya