Kemenag Sulawesi Selatan: Sholat Gerhana Terapkan Prokes


Kemenag Sulawesi Selatan mengajak umat sholat gerhana dengan protokol kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR— Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengatakan pelaksanaan Sholat Gerhana yang diperkirakan terjadi pada Rabu (26/5) sesuai data astronomi, harus menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dikemukakan Khaeroni di Makassar, Senin (24/5), mengutip imbauan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin yang meminta umat Islam menerapkan protokol kesehatan saat sholat Gerhana.

Berdasarkan data astronomi pada Rabu (26/5) akan terjadi gerhana bulan total atau Khusuful Qamar pada pukul 18.09-20.51 WIB atau beda sejam waktu di Makassar.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengimbau penyelenggara sholat dapat mengimbau jamaah untuk mengetatkan protokol kesehatan Covid-19.

Pada saat terjadi gerhana bulan sebagian maupun total, lanjut Khaeroni, sesuai tuntunan Nabi Muhammad maka umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, tobat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya.

Terkait dengan pelaksanaan sholat Gerhana akan dilakukan di daerah masing-masing pada rentang setelah sholat Maghrib sampai selesai gerhana sesuai waktu setempat.

Dalam pelaksanaan sholat Gerhana tersebut, jamaah diminta mematuhi protokol kesehatan dan disiplin 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pengurus Masjid Nurul Masajid, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Nur Salam, mengatakan pihaknya sehari sebelumnya akan mengumumkan kepada jamaah agar menerapkan protokol kesehatan jika ingin ikut sholat Gerhana di masjid.  

sumber : Antara


Source link

Berita Menarik Lainnya