Kasus sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 108 orang


Bantul (ANTARA) - Pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah 108 orang, sehingga total angka kesembuhan dari infeksi virus corona tersebut, per Selasa, menjadi 7.454 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Bantul dalam siaran pers Pemkab Bantul, pada Selasa malam, menyatakan pasien sembuh tersebut terbanyak dari Kecamatan Banguntapan 35 orang, kemudian Kecamatan Jetis 23 orang, dan Kecamatan Bantul sembilan orang.

Selanjutnya dari Kecamatan Sewon delapan orang, kemudian Pajangan enam orang, Sanden empat orang, Pundong empat orang, Pleret empat orang, Srandakan tiga orang, Pandak tiga orang, sisanya dari Piyungan dua orang, Kretek satu orang, dan Kasihan satu orang.

Sementara untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 bertambah 39 kasus yang berasal dari Kecamatan Bantul delapan orang, Banguntapan tujuh orang, Pleret enam orang, kemudian Pandak tiga orang, Imogiri tiga orang, dan Kasihan tiga orang.

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 48 jadi 7.346 orang

Baca juga: 34 orang dari ponpes di Piyungan Bantul positif terpapar COVID-19

Selanjutnya dari Srandakan dua orang, Pundong dua orang, Jetis dua orang, dan sisanya dari Pajangan, Dlingo dan Sewon masing-masing satu orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga Selasa berjumlah 8.390 orang.

Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal pada Selasa tercatat satu orang dari Kecamatan Banguntapan, sehingga total kasus kematian di Bantul hingga hari ini berjumlah 247 orang.

Dengan perkembangan kasus COVID-19 tersebut, maka jumlah pasien positif yang masih menjalani isolasi di selter maupun sejumlah rumah sakit rujukan per hari Selasa (9/3) sebanyak 689 orang.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Bantul Helmi Jamharis mengajak masyarakat bersama memutus penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga jarak, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Bantul selalu mematuhi protokol kesehatan, kepedulian dan kedisiplinan kita adalah kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," katanya.*

Baca juga: Tren kasus positif COVID-19 harian di Bantul turun

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Bantul bertambah 58 menjadi 8.008

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021


Source link

Berita Menarik Lainnya