Jangan Kendor Terapkan Protokol Kesehatan


Vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih terus dilaksanakan sebagai upaya pemerintah dalam menangani pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Pemerintah baru saja meluncurkan Gebyar Vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya lansia.

Selain itu, vaksinasi tahap ketiga yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat rentan juga sudah dimulai. Kelompok masyarakat rentan yang dimaksud adalah masyarakat yang berada di zona rawan (kuning, merah, hitam) dan masyarakat marginal, seperti penyandang disabilitas.

Laporan yang diterima oleh Kementerian Kesehatan RI per 27 Mei 2021, Vaksinasi Covid-19 sudah dilakukan sebanyak 26.063.579 kali. Secara rinci, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sudah mencakup 15.703.583 orang yang menerima dosis pertama dan 10.359.996 orang telah selesai melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat Indonesia kembali produktif dan terlepas dari belenggu pandemi. Kekebalan kelompok sendiri dapat terbentuk apabila cakupan Vaksinasi Covid-19 sudah mencapai minimal 70% dari seluruh masyarakat Indonesia atau sekitar 181,5 juta jiwa.

Berdasarkan hal itu, meski sudah mendapatkan vaksin, masyarakat Indonesia masih berisiko terpapar Covid-19. Solusi untuk mencegah hal tersebut adalah dengan tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, pemerintah tetap menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, membatasi mobilitas, dan menghindari keramaian meski sudah mendapatkan vaksin.

Tetap dukung program vaksinasi Covid-19 dan ikut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 agar Indonesia lekas pulih dan perekonomian Indonesia kembali bangkit.

Editor:

Eunice Margarini, SKM, MIPH

Marsha Anindita, S.Ds

https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/sudah-mendapatkan-vaksinasi-covid-19-protokol-kesehatan-jangan-kendor


Source link

Berita Menarik Lainnya