fbpx
0813-8835-3030 care@imscenter.id
Select Page

Seperti diketahui bersama, khususnya warga DKI Jakarta mengenai kejadian penggusuran yang dilakukan oleh pemprov DKI terhadap warga masyarakat di Luar Batang Penjaringan Jakarta Utara. Hingga kini kejadian tersebut masih menyisakan luka yang sangat mendalam terhadap para warga gusuran. Masih banyak masyarakat memilih bertahan dilokasi tanah yang dahulu pernah mereka tinggali puluhan tahun bahkan banyak warga  yang memang terlahir disitu. Meskipun bangunan-bangunan sudah rata dengan tanah oleh buldoser aparat, mereka lebih memilih bertahan. Ada yang tinggal sementara di aula, tidak sedikit pula warga bersama seluruh anggota keluarganya diatas perahu yang selama ini menjadi sumber pendapatan mereka. Hal ini mereka lakukan karena karena memang saat ini tidak ada pilihan lain yang lebih baik.

Selaku lembaga sosial kemanusiaan IMS bekerjasama dengan LAZ BSM menurunkan beberapa relawan dan team medisnya untuk membantu meringankan beban para warga korban gusuran. Biarkan urusan gusur menggusur menjadi urusan pemerintah, namun team merasa peduli untuk turut membantu meringankan keluhan-keluhan yang ada terutama sekali yang berkaitan dengan kesehatan warga. Mereka sudah berhari-hari tinggal ditempat yang sangat tidak layak dan hal ini menimbulkan datangnya penyakit. Anak-anak dan orang tua sangat rentan dengan sakit, apalagi kehidupan mereka tidak menentu. Selain beban tenaga & fikiran, mereka juga secara psikis juga sangat terganggu.

Bertempat di lt 2 ruang aula depan Majid Jami’ Luar Batang layanan kesehatan diberikan kepada masyarakat korban gusuran. Dari jumlah 677 KK warga yang digusur, 287 KK memilih untuk mengungsi di  aula tersebut. Ketika team berada di lokasi, hanya ada para wanita, anak-anak dan para lansia saja karena yang lain pergi mencari nafkah. Sekitar 100 warga dengan penyakit yang beragam, terlayani keluhan kesehatannya oleh team medis IMS.

Rendra selaku kepala medis menyampaikan bahwa “sebagian besar mereka terkena penyakit kulit, ISPA, Flu, hipertensi, Asma & Maagh”. Kondisi cuaca dan tempat tinggal sebagai pemicu penyakit tersebut, “imbuhnya”.

Ibu lina ( 45 th ) selaku perwakilan warga mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya karena sudah banyak yang terpeduli akan kebutuhan hidup & kesehatan kami. Selorohnya”.

Selain mengobati pasien di  aula, team medis juga membawa ke RS pasien yang harus dirujuk karena butuh penangan medis yang lebih lanjut.

Meskipun baksos dilakukan di lantai 2 karena lantai 1 tergenang air karena banjir rob, namun pengobatan yang dimulai tepat pukul 09.00 wib ini berjalan dengan lancar. Akhirnya kegiatan ini diakhiri tepat adzan dhuhur setelah keluhan semua

Butuh Bantuan? Chat kami