fbpx
0813-8835-3030 care@imscenter.id
Select Page
BAITULMAAL MUAMALAT BUKA KANTOR YOGYAKARTA DENGAN HAPUS TATO

BAITULMAAL MUAMALAT BUKA KANTOR YOGYAKARTA DENGAN HAPUS TATO

Yogyakarta, 17 Oktober 2019 – Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) didirikan oleh Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2000. BMM merupakan LAZNAS yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Kemanusiaan lainnya (ZIS DSKL). Selain itu BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi.

BMM selalu meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian selama 18 tahun berturut-turut untuk audit Laporan Keuangan dan memperoleh Akreditasi A serta memperoleh opini sesuai dengan syariah dari Kementrian Agama Republik Indonesia. BMM juga selalu berusaha untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan kemanusiaan.

Untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi standarisasi sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), BMM membuka Kantor Perwakilan di Yogyakarta. Perwakilan diharapkan menjalankan fungsi untuk mensosialisasikan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Kemanusiaan (DSKL) di wiayah Yogyakarta. Tak hanya itu, Perwakilan juga akan menjalankan program pendistribusaan yang bersifat kolaborasi dengan lembaga-lembaga amil zakat lainnya.

Peresmian pembukaan Kantor Perwakilan Yogyakarta dilaksanakan pada hari Kamis (17/10/19). Acara dihadiri oleh Direktur BMM, Teten Kustiawan, Staf Ahli Bupati Sleman Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Suci Iriani Sinuraya, Kabag Pemberdayaan Kementrian Agama DIY, H. Mushahrudin, S.Ag., M.M, Relationship Manager Bank Muamalat Cabang Yogyakarta dan Koordinator Bidang Pemberdayaan Ekonomi TJSP Kab. Sleman, Agus S. Primasta, dan para tamu undangan lainnya yang berlangsung di Gedung Serba Guna, Kentungan, Sleman, Yogyakarta. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di Kantor Perwakilan Yogyakarta.

Bersamaan dengan acara peresmian, diselenggarakan Bakti Sosial berupa kegiatan Hapus Tattoo dengan Islamic Medical Service (IMS) kepada 50 orang dan Santunan serta Pemeriksaan Kesehatan kepada 100 Anak Yatim Dhuafa yang berada di sekitar kantor BMM Yogyakarta. Imron Faizin direktur IMS di sela-sela acara mengarakan “Alhamdulillah animo masyarakat sleman terhadap program hapus tato cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang datang langsung ke tempat acara melebihi kuota yang telah ditentukan.” Imron pun berharap program hapus tato di Sleman dan sekitarnya bisa berkesinambungan.

BMM juga memberikan Santunan berupa dana operasional Panti Asuhan Al-Falah dan Ulil Albab sebesar Rp 10.000.000 dan pemberian santunan kepada 100 yatim dhuafa bakti sosial peresmian kantor perwakilan BMM Yogya sebesar Rp. 10.000.000.

“Kami berharap, hadirnya BMM di Yogyakarta sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku semakin meningkatkan efektifitas layanan dalam pengelolaan zakat khususnya di Yogyakarta.” Ujar Teten Kustiawan, Direktur Eksekutif BMM.

IMS Hapus Tato di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

IMS Hapus Tato di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

Hapus tato gratis kembali digelar di Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan yang sudah lama dinantikan oleh Sahabat Hijrah ini -sebutan bagi orang yang ingin menghapus tatonya- merupakan program utama dari Islamic Medical Service (IMS).

Hapus tato gratis adalah program yang bersifat sosial, dimana peserta tidak dipungut biaya padahal untuk biaya hapus tato di klinik atau rumah sakit membutuhkan biaya yang cukup besar.

Kegiatan yang diadakan di Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Bekasi. Bahkan ada yang datang dari Karawang. Terlihat sebagian besar peserta memang dari kalangan anak jalanan dan komunitas punk.

Dalam sambutannya Imron Faizin selaku Direktur IMS menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program hapus tato ini. Ia berpesan kepada Sahabat Hijrah untuk terus semangat berhijrah.

“Semoga dengan program hapus tato ini bisa menyempurnakan niat bagi orang yang ingin berhijrah,” ujarnya di sela kegiatan.

Selaku pimpinan Pesantren Ust. Hidayatullah juga sangat bergembira dengan diadakannya program hapus tato di pesantren binaannya.

“Alhamdulillah sebuah kesyukuran yang sangat besar bagi kami karena Pondok Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi kedapatan giliran untuk menjadi tempat digelarnya Hapus Tato ini. Momen ini menjadi bersejarah karna bisa memfasilitasi agenda yang sangat mulia ini,” sambutan Hidayat menyemangati para peserta.

Hapus Tato yang diselenggarakan oleh IMS disponsori oleh berbagai pihak, di antaranya MTT Foundation Regional Jabodetabek, Radio Dakta, Santri Grafika, JT Clinics, Gardakota, Musli Madani, Khasah Sari dan Majalah Suara Hidayatullah. Program ini juga roadshow ke seluruh wilayah Indonesia.

Semoga program Hapus Tato dapat terus berjalan dengan lancar dan bisa diadakan di seluruh wilayah Indonesia sehingga banyak masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Aamiin ya Allah ya robbal aalamiin.* Adhan/Pesantren Tahfizh Ashabul Kahfi Bekasi

Tabligh Akbar :  Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Tabligh Akbar : Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Dalam rangka menyambut dan memaknai tahun baru Islam 1441 Hijriyah, Islamic Medical Service (IMS) dan Laznas Dompet Dhuafa menghadirkan tabligh akbar sekaligus memberikan layanan hapus tato kepada warga binaan pemasyarakatan Kembangkuning Nusakambangan Rabu (4/8/19).

Tabligh akbar Muharram 1441 H dihadiri oleh 335 orang warga binaan. Kepala Lapas Kembangkuning Bapak Edy Saryanto dalam sambutannya mengatakan “tabligh akbar ini membawa pesan perubahan yang senada dengan program kami yaitu menghadirkan pesantren dalam lapas sebagai daya dukung bagi perubahan warga binaan yang beragama Islam”. Bapak Edy Saryanto juga memberikan apresiasi kepada warga binaan yang berkenan melantunkan ayat suci alquran dengan tartil beserta terjemahnya. Kalapas berpesan kepada seluruh warga binaan untuk menjadikan tahun baru hijriyah ini sebagai wasilah perubahan diri dengan memperbanyak amal kebaikan.

Disaat yang sama, Imron Faizin Direktur Islamic Medical Service dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dalam memberikan layanan hapus tato untuk yang ke-3 kalinya di Lapas Kembangkuning. Ia pun merasa rindu bercampur haru kepada warga binaan yang banyak mengalami perubahan pribadi secara rohani, motivasi hidup maupun keterampilan jika dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya.

Sementara itu, disela-sela acara sebelum ceramah tabligh akbar, dilakukan penyerahan piagam penghargaan dari IMS kepada kalapas Kembangkuning atas kerjasamanya dalam mensukseskan kegiatan tabligh akbar sekaligus penyerahan Alqur’an dan buku-buku bacaan untuk perpustakaan lapas kembangkuning.

Warga binaan pemasyarakatan yang  hadir sangat antusias dan termotivasi atas penyampaian untaian hikmah Muharram oleh Ust. Ahmad Shonhaji, Muballigh Korps Dai Dompet Dhuafa yang kerap mengundang gelak tawa atas penyampaian ceramah yang bercampur jenaka sehingga tidak bosan untuk mengikutinya hingga selesai.

Deni salah satu koordinator warga binaan berharap, hapus tato bisa dilaksanakan kembali karena program ini paling ditunggu-tunggu dan banyaknya warga binaan yang masih mengantri untuk mendapatkan giliran dihapus tatonya.

Tabligh akbar Muharram 1441 Hijriyah dan hapus tato terlaksana atas kerjasama dari Dompet Dhuafa, MTT Foundation, Bank Muamalat Indonesia, JT Clinik, YAWASH, Majalah Suara Hidayatullah, Pustaka Imam Syafi’i, Pustaka Alkautsar, Santri Grafika dan Hidayatullah.com . Dengan momentum hijriyah ini mampu membawa kebaikan dari Nusakambangan untuk Indonesia.

Menkumham Berikan IMS Penghargaan atas Program Hapus Tato

Menkumham Berikan IMS Penghargaan atas Program Hapus Tato

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona H Laoly meresmikan Lapas Kelas II A Karang Anyar Nusakambangan, Kamis (22/08/2019).

Lapas ini merupakan lapas ke-8 yang berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Untuk diketahui, jarak tempuh dari Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, menuju Karang Anyar memakan waktu 30 menit.

Lembaga pelayanan kesehatan, Islamic Medical Service (IMS) menjadi salah satu undangan VIP dengan mendapatkan tempat duduk di barisan terdepan, satu baris dengan Menkumham, menteri BUMN, menteri PUPR, Dirjen PAS, Bupati Boyolali, Bupati Cilacap, dan Gubernur Jawa Tengah.

Tidak hanya lapas, Menteri Yasonna juga meresmikan bapas, rusun, dan rumah khusus.

Pada kesempatan yang bersejarah ini, Menkumham menyerahkan langsung piagam penghargaan IMS yang diterima oleh Imron Faizin selaku Direktur IMS.

Penghargaan ini diberikan atas andil dan sumbangsih IMS yang telah turut serta memberikan pembinaan terhadap para warga binaan pemasyarakatan dengan menghapus tato mereka.

Sebuah terobosan program yang selama ini telah dinanti dan telah dirasakan oleh para napi yang telah taubat dan berhijrah.

Adapun lapas-lapas yang telah dikunjungi IMS adalah Lapas Kembang Kuning Nusakambangan, Lapas Gunung Sindur, Lapas Paledang Bogor, dan Lapas Lampung.

“Semoga kerja sama yang baik ini bisa terus terjalin dengan baik dan semakin banyak para warga binaan yang terbina dan terlayani dengan baik.

Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim IMS atas kerja sama dan kekompakannya. Tak lupa kami juga ucapkan terima kasih terhadap para mitra sponsor IMS yang telah men-support dan mendukung kegiatan IMS,” ujar Direktur IMS setelah penganugerahan penghargaan ini.

Program selanjutnya dalam waktu dekat untuk layanan di lapas adalah di Lapas Kembang Kuning dan Permisan (Nusakambangan) dan Pekalongan, Jawa Tengah.

Puluhan Anak Punk Menemukan Jalan Pulang

Puluhan Anak Punk Menemukan Jalan Pulang

Puluhan Anak Punk yang tergabung dalam komunitas Tasawuf Underground memantapkan langkah untuk melakukan perubahan dengan pembinaan keagamaan dan kecakapan hidup.
Pada acara hapus tato anak jalanan Sabtu (24/8/19), Halim Anbiya selaku pembina Tasawuf Underground mengatakan pihaknya mempunyai misi untuk menjadikan anak-anak punk dan jalanan menjadi manusia yang bermanfaat untuk masyarakat.
Pada kesempatan itu anak punk dan jalanan yang dihapus tatonya sebanyak 24 orang yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan lulus medis serta berkomitmen untuk melakukan perubahan untuk diri dan keluarga dengan mengikuti pembinaan.
Dalam waktu bersamaan, dibuka pendaftaran untuk punk dan anak jalanan yang ingin menyempurnakan hijrahnya, sebanyak 250 punk dan anak jalanan mendaftarkan diri untuk dapat mengikuti program IMS.
Acara dimeriahkan juga pentas penyanyi anak jalanan yang tergabung dalam group flyover band yang membawakan lagu religi khas jalanan.
Direktur Islamic Medical Service Imran Faizin di sela-sela acara menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta hapus tato yang dilaksanakan di bawah fly over Stasiun Tebet Jakarta Selatan.
“Anak punk dan jalanan adalah saudara yang harus dituntun untuk menemukan jalan pulang, bila tidak dituntun khawatir pulang melewati jalan yang salah,” ujarnya.
Imron melontarkan pertanyaan kepada peserta “kita pulangnya kemana sih?” lalu peserta terdiam
“Kita pulang menuju surga-Nya, karenanya perlu pemantapan bekal melalui hapus tato dengan rangkaian pembinaan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi,” ucapnya.
Sementara itu, Iwan merupakan peserta tertua, saat ini 58 tahun berharap kegiatan ini tidak sebatas penghapusan tato saja tapi perlu dibuatkan pekerjaan agar tidak kembali ke jalanan dan sebagian besar berasal dari keluarga yang kurang beruntung.
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), MTT Foundation, dan Bank Muamalat.
Editor:Asiyah Afiifah
Memperingati Kemerdekaan dengan Hapus Tato

Memperingati Kemerdekaan dengan Hapus Tato

Dalam menyambut peringatan kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, beragam acara digelar untuk memeriahkannya, salah satunya dengan hapus tato.

Arif, owner SCoffe Pamulang sekaligus ketua penyelenggara hapus tato dalam sambutannya menyatakan, “untuk merdeka dari tato butuh pengorbanan dalam membersihkannya.”

Direktur IMS Imron Faizin dalam sambutannya menegaskan, “hijrah itu butuh konsistensi yang tinggi dalam mempertahankan kebaikan untuk terus dilakukan”. Ia menambahkan “Kemerdekaan yang hakiki adalah kemerdekaan jiwa.”

Kegiatan yang digelar di kawasan Villa Dago Pamulang, Tangerang, Banten, dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan tausyiah kemerdekaan.

Antusiasme masyarakat untuk menghapus tato cukup tinggi. Kuota yang tersedia 50 orang tapi jumlah pendaftaran mencapai 100-an orang.

“Saya sangat berterima kasih dengan acara ini, meskipun umur sudah tua tapi tato di tangan harus dihapus khawatir, tidak ada umur,” ujar Solihin salah seorang peserta hapus tato.

Seluruh peserta berharap layanan hapus tato ini terus berlanjut dan merata agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.

Kegiatan hapus tato pada hari kemerdekaan ini disponsori oleh S Coffe Pamulang serta didukung oleh MTT Foundation, BMM & Bank Muamalat.

Butuh Bantuan? Chat kami