fbpx
0813-8835-3030 care@imscenter.id
Select Page
KOLABORASI AKSI BPKH, IMS & DT PEDULI

KOLABORASI AKSI BPKH, IMS & DT PEDULI

Dalam rangka penanganan dampak dari virus corona, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Islamic Medical Service (IMS) & DT Peduli berkolaborasi dalam berbagi paket sembako keluarga yang di peruntukkan bagi Tim Pemakaman COVID-19, Cleaning Service Rumah Sakit, Guru Ngaji, Petugas Kebersihan, serta relawan kesehatan.

“Alhamdulillah berbagi merupakan bagian dari memberikan kebahagiaan bagi penerima, IMS menyalurkan 400 paket sembako yang tersebar dibeberapa wilayah di Jabodetabek” jelas Imron Faizin direktur IMS.

Uun Relawan kesehatan di Parung Panjang Bogor menuturkan “kami relawan kesehatan sangat berterimakasih atas paket sembako yang diberikan, insyaallah sangat bermanfaat bagi masyarakat binaan kami yang memang berada dibawah garis kemiskinan dan bagi tim relawan kesehatan dibawah koordinasi Relawan Bogor Barat”

Sulaiman merupakan guru ngaji di pinggiran pantai utara Jakarta pun ikut merasakan kebahagiaan karena ia pun bisa berbagi kepada masyarakat yang dibinanya.

“Kami merasa terharu, karena IMS selalu hadir bersama kami di TPU Pondok Rangon, salam dari seluruh Tim pemakaman untuk BPKH semoga sukses dan berkah selalu” terang Amang berkaca-kaca saat serah terima bantuan paket sembako untuk 162 orang anggotanya di kantor TPU Pondok Rangon.

Kapala Bagian Umum dan Pemasaran RSUD BUDHI ASIH Ibu drg. Ermiyani, Sap. mengucapkan terima kasih kepada IMS yang memberikan perhatian kepada cleaning service dibawah koordinasi kami, semoga pada tahun depan bisa bekerjasama kembali dengan kami.

Prasojo satu dari tiga puluhan anggota punk kajian sebuah komunitas anak punk dan jalanan sebagai penerima bantuan paket sembako keluarga. Sisi lain dari komunitas Punk kajian ini, paket sembako yang mereka terima dikemas ulang untuk mereka berikan kepada anak yatim dan dhuafa di sekeliling kontrakan mereka di desa Setu Bekasi Jawa Barat.

“Kami merasa bahagia karena paket sembako yang kami bagikan memberikan kebahagiaan dan sebaran manfaat yang cukup luas dan insyaallah tepat sasaran serta sesuai dengan tagline kegiatan ramadhan tahun ini, “Ramadhan Sehat Bahagia” ” ungkap Muhajirin Kadiv Program IMS ditengah kesibukan aktifitasnya mendampingi berbagi sembako dengan Tim IMS.

IMS MENGAJAK MENJALANKAN RAMADHAN SEHAT BAHAGIA

IMS MENGAJAK MENJALANKAN RAMADHAN SEHAT BAHAGIA

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1441 H, Islamic Medical Service (IMS) menggelar berbagai agenda kegiatan amal  bertajuk “Ramadhan Sehat Bahagia”

Direktur IMS, Imron Faizin pada saat melaunching tema Ramadhan Kamis (23/4), dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk menjalani Ramadhan dengan penuh kekhusyuan dan kesyukuran ditengah pandemi COVID-19.

“Seluruh kegiatan amal yang diangkat oleh IMS tahun ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat agar mempersiapkan kesehatan yang prima dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Selain itu, sebagai seorang muslim, meskipun pandemi COVID-19 tengah melanda harus tetap menanamkan dan berbagi rasa bahagia untuk menumbuhkan optimisme agar Indonesia segera lepas dari jeratan COVID-19,”ujarnya.

Imron menambahkan sebagai wujud kesungguhan di bulan Ramadhan dalam kondisi ini, IMS total menggerakkan seluruh program untuk membantu masyarakat yang terdampak, tim medis yang berada di rumah sakit dan puskesmas, penggali kubur di TPU Pondok Rangon dan TPU Tegal Alur, dan relawan penggiat kesehatan, yang merasakan dampak dari pandemi COVID-19.

“IMS memiliki program Paket sembako, yang diperuntukkan bagi masyarakat binaan, tim medis, penggali kubur yang akan diberikan dua kali selama bulan ramadhan,” jelasnya.

Baca Juga : IMS Serahkan APD dan Nutrisi Untuk Medis.

“Pada bulan suci Ramadhan ini pula IMS tetap menjalankan beberapa program yang telah dijalankan sejak COVID-19 ini hadir yaitu sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemberian nutrisi bagi Tim medis dan penggali kubur. Selain itu IMS menggerakkan tim perawat ataupun bidan untuk berkontribusi dalam pembuatan handsanitizer dan masker standart medis sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang diberikan secara cuma-cuma.

“launching tema sekaligus Tarhib Ramadhan ini sebagai ajakan untuk meningkatkan kepedulian sesama untuk selalu menjaga kesehatan jasmani dan rohani dan memberikan rasa bahagia bagi mereka yang terdampak Covid-19 dengan  memberikan donasi melalui IMS. Ramadhan merupakan bulan terbaik bagi kita untuk mengharap pertolongan dari Allah. Dalam bulan ini pula mari kita bersama-sama mendoakan agar selurih rakyat Indonesia diberikan rasa sehat dan bahagia agar kita semua disegerakan terlepas dari Pandemi Covid-19,” pungkasnya.

IMS Serahkan APD dan Nutrisi Untuk Medis.

IMS Serahkan APD dan Nutrisi Untuk Medis.

Islamic Medical Service (IMS) yang tergabung dalam satuan tugas COVID-19 Hidayatullah menyalurkan bantuan yang terkumpul dan diwujudkan dalam bentuk pemenuhan alat pelindung diri (APD) dan Nutrisi berupa madu dan sari kurma yang di distribusikan ke beberapa rumah sakit dan puskesmas sekitar Jakarta dan Bogor.

IMS akan terus berupaya menjalin sinergitas dengan berbagai lembaga dan elemen masyarakat maupun perorangan untuk pengadaan APD dan Nutrisi Untuk Medis yang dinanti oleh teman-teman medis di beberapa rumah sakit dan puskesmas.

Tim IMS dan satgas COVID-19 Hidayatullah yang diterima oleh dr. Yudhaputra Trisnanto, M.Kes. direktur perencanaan, Organisasi dan umum RSUP Persahabatan di gedung Humas sekaligus menjadi pusat penerimaan donasi (13/04/20) menyampaikan terima kasih kepada para donatur IMS yang telah menyalurkan bantuan nutrisi untuk tim medis garda terdepan dalam penanganan COVID-19. “Kebutuhan kami yang sangat mendesak dan jumlahnya terbatas berupa alat pelindung diri (APD) yaitu, sandal operasi, sarung tangan steril, baju hamzat, masker bedah” imbuhnya ditengah kesibukan menerima masyarakat dan lembaga yang memberikan donasi untuk tim medis garda terdepan dalam penanganan COVID-19 di RSUP Persahabatan Jakarta Timur.

dr. Hendrayati Ipango kepala Puskesmas Poned Tenjo Kabupaten Bogor Jawa Barat mengatakan “saat ini seluruh puskesmas harus diperhatikan dan jangan dianggap sepele, bagaimanapun puskesmas menjadi pintu masuk pasien untuk pelayanan kesehatan khusunya saat pandemi COVID-19”. Beliau pun berharap agar kebutuhan APD dan nutrisi bagi Tim medis di puskesmas tenjo terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat tidak terganggu, diruang kerjanya pada saat menerima kunjungan dan penyerahan bantuan APD dan nutrisi untuk medis (14/04/20).

Baca juga : Penyuluhan wabah Covid-19

Imron Faizin Direktur IMS sekaligus ketua satgas COVID-19 Hidayatullah mengatakan akan terus berupaya untuk pemenuhan APD dan nutrisi untuk medis ke Rumah Sakit dan Puskesmas yang saat ini sudah banyak menyandang status zona merah.

IMS dan satgas COVID-19 Hidayatullah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mewujudkan 1.000 paket APD dan 1.000 paket nutrisi untuk medis yang manfaatnya langsung dirasakan oleh tim medis garda terdepan dalam penanganan COVID-19 di berbagai rumah sakit dan Puskesmas yang ada di perkotaan dan pedesaan.

Pengadaan dan penyaluran APD dan Nutrisi Untuk Medis terlaksana atas kerjasama IMS dengan JT Clinik, Muslimat Hidayatullah, Baitul Maal Hidayatullah.

Kegiatan “Penyuluhan wabah Covid-19”

Kegiatan “Penyuluhan wabah Covid-19”

Sekolah Pemimpin Hidayatullah Depok, 19 Maret 2020.

kegiatan penyuluhan tentang PENCEGAHAN virus corona disease atau Covid-19 yang dilakukan IMS pada kesempatan kali ini adalah merupakan yang pertama sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kesehatan untuk pencagahan di masyarakat khususnya terhadap siswa.

Tim IMS yang terdiri dari 4 orang melaksanakan perjalanan menuju kota depok tepat pukul 10.30 WIB. Saturi selaku PJ, dr. herlis selaku pemateri, bidan Nurul selaku asisten Dokter dan solihin sebagai dokumenter. Perjalanan diempuh sekitar 1 jam dari kantor IMS untuk tiba, 30 menit sebelum adzan dzuhur dikumandang tim IMS tiba dilokasi yang dituju.

Sebelum kegitan dimulai salah satu perwakilan dari tim IMS bertemu dengan Kepala Sekolah, Bapak. Sofyan yang didampingi oleh Wakil Kesiswaan, Bapak. Fawaid untuk memperkenalkan team yang ditugaskan dari IMS dalam kegiatan ini serta meminta arahan terkait pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang akan dilaksanakan. Kemudian bertemu dgn Ust. Iwan selaku perwakilan dari yayasan ponpes hidayatullah depok. Beliau meminta ijin, karena tidak bisa mendampingi dalam kegiatan tersebut karena masih ada kegiatan lain yg tidak bisa diwakilkan.

Setelah pertemuan tersebut Kemudian tim diarahkan menuju ke guest house untuk istirahat, kemudian sholat dzuhur dasn makan. Bagi tim laki – laki melaksanakan solat berjama’ah bersama dengan seluruh jamaah di pesantren hidayatullah depok.

kegiatan dimulai pukul 13.30 dengan jumlah peserta 87 siswa, diawali dengan Penyampaian sambutan singkat kepala Sekolah Pemimpin, Beliau mengatakan bahwa “kegiatan penyuluhan Virus Corona ini sangat ditunggu – tunggu mengingat dampak virus corona yang sangat membahayakan dan penyebarannya begitu cepat, sehingga dengan penyuluhan ini bisa memberikan edukasi terhadap siswa agar terhindar dari virus yang sedah mewabah”.

Selanjutnya kegitan inti penyampaian materi inti yang disampaikan oleh Dr. Herlis tentang apa itu virus corona, bagaimana penyebarannya, apa gejalanya klinisnya serta bagaimana pencegahannya.

Setelah penyampaian materi usai, selanjutnya adalah siswa diminta untuk memperhatikan peragaan bagaimana etika berbatuk, memakai masker wajah dan bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar kegiatan praktek ini dipandu oleh pendamping dokter, bidan nurul. Setelah peragaan dipahami, siswa diminta untuk melakukan praktek di depan teman – teman nya sesuai dengan yang telah diperagakan oleh pendamping dokter terkait bagaimana batuk, memakai masker dan memcuci tangan yang baik. Kegitan penyuluhan ditutup tanya jawab antara siswa dengan pemateri.

Penyuluhan pencegahan virus Corona19 merupakan bagian dari kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar dan disambut antusian oleh semua peserta.

IMS SINERGI DENGAN SAHABAT AL AQSHA

IMS SINERGI DENGAN SAHABAT AL AQSHA

Gempa dan Tsunami yang menimpa Palu, Sigi, dan Donggala pada (28/09/2018) sudah 14 hari berlalu, namun rumah masyarakat korban bencana masih dalam keadaan yang belum layak. Di desa labuan Lelea, Donggala rumah-rumah masyarakat ada yang rubuh, retak, atau yang paling ringan seluruh barang dirumah para korban terhambur jatuh, pecah, dan hancur.

“Ketika gempa datang kami semua langsung berhamburan keluar lari sekencang mungkin ke koala (sungai besar), tanah itu seperti terangkat-angkat. Kami yang tengah masak di dapur, nasi dan masakan lauk ikan kami melompat semua jatuh ke lantai.” Kisah ibu Anifah (40) salah satu korban selamat.

“Saudara kita ada yang kakinya diamputasi, tangan patah akibat tertimpa bangunan, banyak juga yang trauma termasuk anak saya ini. Kalau dia dengar suara truk atau getaran apa saja, dia cuma bengong dan bicara tak tentu.” Tambah anifah

Tim SAR yang mendistribusikan logistik sejak pagi menerima permintaan dari masyarakat Labuan Lelea, ketika tiba di posko labuan Lelea akan kebutuhan layanan kesehatan. Team IMS bersama Sahabat Al-Aqsha menerima permintaan tengah hari dan menuju lokasi sore hari.

Masyarakat labuan lelea mengungsi ke lokasi tepi sungai besar yang mereka sebut koala yang berjarak 10 km dari desa mereka, beberapa hari pertama mereka tidur hanya beratapkan langit dan beralaskan seadanya. Sungai menjadi tempat mandi dan mencuci selama mengungsi, efek kebiasaan mandi di sungai membuat hampir seluruh korban bencana terjangkit penyakit kulit dan diare.

“Kami sangat bersyukur team kesehatan mau menerima permintaan kami untuk berkunjung dan memberi pengobatan untuk kami. Sebagian dari kami baru hari ini bisa kembali ke labuan lelea karena keterbatasan kendaraan.” Tutup Ibu Anifah saat Team Medis akan beranjak meninggalkan lokasi pengobatan.

Tim medis IMS bersama dengan tim medis Sahabat Al Aqsha melakukan sinergi untuk memberikan layanan kesehatan keliling ke posko-posko yang tersebar di Palu dan Donggala. Selain para pengungsi korban bencana, tim medis juga memberikan pelayanan dan perawatan terhadap para anggota SAR yang mengalami kecapekan maupun yang terluka ketika sedang bertugas.

Selanjutnya IMS akan terus berusaha untuk memberikan layanan kesehatan sampai masa recovery dan pemulihan pasca bencana.

DARI POSKO KE POSKO IMS MELAYANI

DARI POSKO KE POSKO IMS MELAYANI

Berada di ketinggian dan dekat dengan daerah wisata pemandian air panas Bora, Sigi salah seorang warga memghampiri Ambulance Team Medis IMS, dia meminta bantuan dokter relawan berkenan datang ke tenda mereka yang berada disalah satu lajur jalan raya. Team yang tiba disambut beberapa orang keluarga lalu menyaksikan seorang nenek tua dengan tubuh kurus terbaring beralaskan kasur tipis dengan kaki diperban.

Beberapa jam sebelumnya ada team medis salah satu partai memberikan layanan dikarenakan keterbatasan perlengkapan nenek hanya mendapatkan balutan dikaki yang terluka dan patah. Team medis IMS membuka ulang balutan serta membersihkan luka dengan pelayanan terbaik lalu memberikan sepalak untuk menyanggah kaki nenek yang patah.

Selesai memberikan tindakan team kembali dijemput untuk datang ke rumah Bapak Hendarto, salah seorang korban bencana gempa dan tsunami palu, Sigi, dan Donggala. Bapak Hendarto mempersilakan Layanan kesehatan menggunakan rumahnya, beliau juga memanggil masyarakat sekitar agar datang untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Baru hari ini medis sampai ke desa kami pak, sebelumnya kami bingung harus berobat kemana ? Mau turun jarak cukup jauh. Alhamdulillah kebetulan bapak-bapak datang ke tempat kami, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.” Ungkap Bapak Hendarto, setelah ayahnya mendapat layanan sebab menderita asma dan terbaring pasca gempa yang datang pada 28 September yang lalu.

Setiap lokasi yang dikunjungi team medis selalu ada tindakan karena banyak dari korban bencana yang menderita patah tulang tertimpa bangunan, atau luka-luka terkena barang-barang ketika berusaha menyelamatkan diri ketik gempa datang. Meski masih ada beberapa bangunan rumah yang utuh, masyarakat tetap menggunakan tenda didepan masing-masing bangunan rumah. Masyarakat korban Bencana  juga belum berniat kembali karena masih mengalami trauma. Hampir setiap hari getaran gempa masih terasa di wilayah palu, sigi, dan Donggala hal tersebut membuat mereka enggan kembali ke dalam bangunan rumah yang sewaktu-waktu bisa saja rubuh jika gempa berkekuatan besar kembali datang.

Butuh Bantuan? Chat kami