102 MUALAF SUKU WANA SEMPURNAKAN KE-ISLAMANNYA

0 Comment
12 Views

Setelah pada beberapa hari sebelumnya sebanyak 200 warga mengucapkan ikrar 2 kalimat syahadat, pada Jum’at 16 desember 2016 para kaum lelaki suku Wanna menyempurnakan keislamannya dengan dikhitan.

Acara khitanan di mulai ba’da jum’atan di balai desa Opo kecamatan Morowali utara di sambut dengan meriah oleh para warga yang menyaksikan jalannya acara tersebut, khitanan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode laser dan manual. Menjelang petang kegiatan khiatanan dihentikan sejenak, kemudian acara khitanan berlanjut setelah ba’da sholat maghrib sampai jam 9 malam WIT dengan kondisi listrik yang sangat terbatas. Dengan menggunakan mesin genset penerangan dan khitan dengan metode laser dilakukan.

Program ini merupakan perpaduan antara kesehatan dan dakwah, setelah acara ikrar syahadat suku Wanna sebelum sholat jum’at di laksanakan kemudian di lanjutkan dengan khitanan para mu’alaf yang dilaksanakan setelah sholat jum’at, warga yang menyaksikan sangat antusias dan bersyukur dengan adanya program khitanan massal yang di selenggarakan oleh IMS dan Pos Da’i Hidayatullah.

Ustadz Samani ( (39 th) menyampaikan, “program sahabat mualaf yang digulirkan oleh Pos Dai melipti berbagai macam aksi dan kegiatan, diantaranya : pendampingan & pembinaan mualaf, penyediaan tempat tinggal yg layak, layanan kesehatan & khitanan, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Di morowali utara masih banyak warga yang membutuhkan khitan karena daerah tersebut sangat jauh dari puskesmas ataupun klinik yang melayani khitan, jadi kegiatan khitanan massal yang di selenggarakan oleh Pos Da’i dan IMS sangat di nantikan oleh para warga yang ada di pedalaman khususnya suku wanna.

“Khitanan massal ini baru pertama kali di adakan di wilayah Morowali utara ini dan berharap bisa berkelanjutan program yg serupa, karena program ini sangat membantu warga kami terutama warga miskin yang sangat membutuhkan uluran tangan bagi para donatur di j Jakarta” komentar Bapak Wahab ( 50 th) selaku tokok masyarakat setempat.

“Allhamdulillah kami sangat bersyukur bisa dipertemukan denganBapak dokter Syaifuddin dan kawan-kawan  IMS dan Pos Da’i Hidayatullah yang telah menyempatkan waktu dan sumbangsihnya bagi warga kami”, imbuhnya.

Menurut beberapa literatur sejarah, suku Wana merupakan suku tertua di Sulawesi Tengah. Mereka tersebar di pegunungan Tokala, yang berada di wilayah Kabupaten Morowali Utara. Kabupaten Morowali Utara sendiri adalah pemekaran dari Kabupaten Morowali. Sementara itu, kabupaten Morowali merupakan pemekaran dari kabupaten Poso, Sulawesi Tengah


Tabligh Akbar : Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Dalam rangka menyambut dan memaknai tahun baru Islam 1441 Hijriyah,...

Menkumham Berikan IMS Penghargaan atas Program Hapus Tato

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona H Laoly...

Leave your comment