Disable Preloader

Usai menggelar khitanan masal untuk muallaf di Islamic Center Syaikh Shaleh Abdul Aziz Al-Rajhi, Desa Maileppet, Siberut Selatan, Mentawai pada Kamis, Islamic Medical Service (IMS) melanjutkan kegiatan pengobatan gratis di Desa Saliguma, Siberut Tengah pada Jum'at, (05/01/2018).

Dengan menempuh perjalan laut selama hampir satu jam dengan sebuah kapal kecil, tim IMS tiba di desa Saliguma pada pukul 11.30 waktu setempat.

Kegiatan yang disponsori oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu dilaksanakan usai sholat Juma'at di sebuah mushola setempat dan diikuti kurang lebih seratus pasien dari masayarakat Saliguma dengan berbagai ragam keluhan.

Diperbantukan seorang dokter dan seorang bidan dari Padang, kegiatan tersebut berjalan lancar meskipun sedang hujan.

Pengobatan tersebut tak hanya teruntuk Muslim saja, banyak juga yang non-Muslim ikut menjadi pasien dalam kegiatan itu. Terlihat juga beberapa generasi tua suku Mentawai datang menjadi pasien dengan hiasan tato disekujur tubuhnya.

"Kebanyakan meraka mengeluh sakit pilek, batuk dan juga rematik, " ujar Revivo, dokter muda yang menangani keluhan para pasien dalam kegiatan itu.

Ia juga menghimabau kepada pemerintah Mentawai untuk lebih serius memperhatikan kesehatan warganya, terkhusus bagi mereka yang berada di pedalaman.

Usin, pasien 57 tahun bersyukur dengan adanya kegiatan ini.

"Terimakasih banyak sudah mau datang dan memberikan pengobatan gratis kepada kami," ujar pria dengan keluhan sesak nafas tersebut.

Perlu diketahui, kegiatan pengobatan gratis ini adalah program unggulan IMS yang rutin dilakukan di berbagai pedalaman nusantara.*/Sirajuddin Muslim

Share:

Tags:

Comments
Leave a Comment